5 Kesalahan Dalam Mendidik Anak

kartun anak5 Kesalahan Dalam Mendidik Anak. Wahai orang yang beriman, jagalah diri dan keluargamu dari api neraka. (QS. At Thamrin: 6).

Jangan salahkan anak, apabila tidak shalih. Anak adalah investasi orang tua dunia akhirat. Kenali kesalahan-kesalahan orang tua dalam mendidik anak yang berakibat fatal terhadap perkembangan anak.

Dan berikut ini adalah 5 kesalahan dalam mendidik anak tersebut: Continue reading

Posted in inspirasi, pencerahan, Tips Mendidik Anak | Tagged , , , | Leave a comment

Solusi Hemat Bila Busi Mati

busiSolusi hemat bila busi mati. Tentunya sobat tak asing kan, Dengan yang namanya busi? Kondisi darurat bisa saja terjadi pada sobat saat mengendarai mobil maupun motor. Entah itu ban bocor atau gangguan-gangguan lain termasuk salah satunya adalah mesin yang tiba-tiba tersendat-sendat, bahkan mati dan tidak bisa di-starter lagi. Atau dengan kata lain mendadak busi mati.

Penyebab busi mati, mungkin busi yang tidak mampu lagi memberikan percikan api pada ruang bakar, sehingga mesin tidak dapat bekerja.
Gangguan busi mati kerap kali terjadi. Mungkin terdapat kotoran yang melekat di sekitar isolator elektroda tengah.

Untuk menyiasati keadaan darurat atau mendadak busi mati, sobat bisa mencoba dua cara Continue reading

Posted in Informasi, oase, Tutorial | Tagged , , | Leave a comment

7 Faktor Pendukung Pendidikan Anak

keluarga sakinahFaktor Pendukung Pendidikan Anak. Kita masih membicarakan faktor-faktor pendukung pendidikan anak yang dapat membantu dan mendukung kita dalam mendidik anak. Hal yang memang layak untuk kita cermati dan kita ketahui, kemudian kita terapkan, diiringi dengan doa yang tak putus-putus.

Setelah 5 faktor Pendukung Pendidikan Anak dan 6 Faktor Pendukung Pendidikan Anak, maka kini kita simak 7 Faktor Pendukung Pendidikan Anak yang berikutnya: Continue reading

Posted in inspirasi, pencerahan, Tips Mendidik Anak | Tagged , , , | 1 Comment

6 Faktor Pendukung Pendidikan Anak

kartun hijabFaktor Pendukung Pendidikan Anak. Membicarakan Faktor Pendukung Pendidikan Anak memang banyak macamnya. Setelah 5 Faktor Pendukung Pendidikan Anak beberapa waktu lalu. Kali ini kita bahas 6 Faktor Pendukung Pendidikan Anak berikutnya:

1. Menanamkan keimanan dan akidah yang benar dalam jiwa anak.
Di antara kewajiban (bahkan ini hal yang wajib atas orang tua) adalah Continue reading

Posted in inspirasi, pencerahan, Tips Mendidik Anak | Tagged , | 2 Comments

Gajah Tinggalkan Gading

gajahGajah tinggalkan gading. Sudah menjadi sunnatullah bahwa manusia hidup akan meninggalkan jejak. Diinginkan atau tidak, diharapkan atau tidak, jejak pasti akan mengiringi kehidupannya. Lihatlah ketetapan Allah: “Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh)” (QS: Yaasiin: 12).

Kalau dalam pepatah dikatakan gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, dan manusia mati meninggalkan jasa.

Jejak hidup manusia ada yang baik dan ada yang buruk. Jejak buruk sebagai akibat dari perbuatan yang menyimpang dari aturan, baik aturan Tuhan, aturan negara, maupun aturan adat. Jejak buruk selalu memberikan dampak kerugian bagi siapa saja, terutama bagi yang punya jejak.
Sedangkan jejak kehidupan yang baik ada dua. Ada yang bersifat sementara dan ada yang abadi. Semua perbuatan baik orang-orang yang tidak bertauhid kepada Allah akan berjejak sementara. Jejak baik mereka hanya sebatas umur dunia.
George Washington sebagai pendiri Negara Amerika Serikat atau Mahatma Gandhi sebagai tokoh perubahan India akan dikenang oleh warganya sepanjang dunia ini belum kiamat. Begitu datang hari kiamat terputuslah jejak itu. Termasuk di bagian ini adalah jejak orang-orang yang berlaku riya’, ujub, dan takabbur. Bahkan, jejak baik mereka akan berubah menjadi jejak buruk di hadapan Allah.
Jejak hidup abadi hanya akan dihasilkan oleh orang-orang mukmin yang berlaku ikhlas. Perbuatannya hanya mencari ridha Allah, sedangkan jejaknya akan harum sampai ke akhirat di hadapan-Nya, akan turut menambah berat timbangan amalnya.
Sekarang kita sedang menjalani kehidupan ini, sedang membangun jejak. Aneka profesi sedang kita jalani: sebagai guru, pedagang, pegawai, politisi, pengemban dakwah, dan yang lainnya.
Jejak apa yang sedang kita bangun? Jejak buruk atau jejak baik, jejak baik sementara atau jejak baik abadi? Pertanyaan ini penting untuk dilontarkan, karena di era kehidupan yang serba minta dinilai atau dihargai ini sangat sulit menentukan sikap untuk bisa membangun jejak baik yang abadi.
Guru mengajar harus dihargai dengan nilai materi yang jelas, pegawai harus dihitung dan dihargai dengan nilai materi yang ditentukan, politisi harus diimbali dengan nilai materi yang besar, makin besar beban kerja yang diterima harus berkonsekuensi dengan nilai materi yang lebih besar. Setiap hasil kerja minta diakui oleh sesama manusianya. Begitu sulitnya menemukan titik nilai keikhlasan, ya masih titiknya saja, apalagi garis jejak keikhlasannya.

Bagaimana dengan jejak kita selanjutnya? Adakah jejak kita akan berkorelasi positif dengan timbangan amal yang akan kita hadapi di hadapan Sang Pencipta yang Maha Cepat Perhitungan [hisaab]-Nya? Kuncinya hanya satu, HATI KITA.

Semoga kita semua bisa instropeksi diri dan meninggalkan jejak yang baik. Amin
Posted in Motivasi, pencerahan | Tagged , , | Leave a comment